Orang Gemuk Minum Susu, Jadi Tambah Gemuk?

minum-susu-doktersehat
Photo Source: Flickr/Marco Verch Professional Photographer and Speaker

DokterSehat.Com– Ada sebuah anggapan yang dipercaya masyarakat Indonesia, yakni susu bisa membuat kita menjadi lebih gemuk. Hal ini membuat banyak orang yang memiliki berat badan normal atau berat badan berlebih memilih untuk tidak minum susu. Sebenarnya, apakah susu memang bisa memberikan dampak kesehatan ini?

Susu bisa membuat berat badan naik?

Pakar kesehatan menyebut susu yang tinggi lemak memang berpotensi membuat berat badan naik. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan kalori di dalamnya. Hanya saja, hal ini berlaku jika kita minum susu dengan berlebihan.

Sebagai informasi, jika kita mengonsumsi satu gelas susu dengan ukuran 200 ml, kita akan mendapatkan 130 kalori dan 8 gram lemak. Jika kita meminumnya di saat yang tepat seperti dijadikan camilan penahan lapar, konsumsi susu tentu tidak akan memberikan dampak berarti bagi berat badan.

Selain itu, jika kita menerapkan pola makan yang sehat, tidak sembarangan ngemil, dan rajin berolahraga, rutin minum susu justru bisa membangun otot sehingga kita pun akan memiliki bentuk tubuh yang lebih baik. Hal ini berarti, kita tidak perlu khawatir berlebihan untuk minum susu.

Lantas, bagaimana dengan orang gemuk. Apakah mereka juga sebaiknya menghindari susu mengingat adanya kandungan kalori dan lemak di dalamnya?

Jika memang mereka ingin menurunkan asupan kalori dan lemak, mereka bisa memilih susu skim yang hanya memiliki 66 kalori serta 0,2 gram lemak di setiap gelasnya. Selain itu, asalkan susu tidak diberi tambahan gula, meminumnya secara rutin dengan porsi yang tepat juga tidak akan memberikan dampak buruk bagi berat badan.

Susu direkomendasikan bagi yang ingin menurunkan berat badan

Pakar kesehatan dr. Anju Sood dari Food NDTV menyebut konsumsi susu satu atau dua gelas per hari justru bisa membantu menurunkan berat badan.

Berikut adalah beberapa penjelasannya.

  1. Susu bisa menahan lapar

Kandungan protein yang tinggi di dalam susu ternyata bisa membantu tubuh kenyang dalam waktu yang lama dan tidak mudah merasa lapar. Selain itu, terdapat kandungan GLP-1, PYY, serta CCK yang bisa membantu tubuh mengendalikan nafsu lapar. Kita pun tidak akan mudah tertarik ngemil sembarangan.

  1. Bisa membantu proses pembakaran kalori

Kandungan kalsium di dalam susu tak hanya baik bagi kesehatan tulang dan gigi. Keberadaan kandungan in ibisa membantu meningkatkan proses metabolisme dan pembakaran kalori tubuh. Hal ini tentu akan berimbas pada penurunan berat badan.  Kandungan vitamin B3 yang tinggi di dalam susu juga akan membuat energi tubuh tetap stabil. Hal ini tentu akan berimbas pada berat badan yang tetap terjaga.

Beberapa jenis susu yang direkomendasikan untuk menurunkan berat badan

Jika kita ingin menurunkan berat badan, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengganti susu tinggi lemak dengan berbagai susu yang bisa mendukung pola makan dengan lebih baik.

Berikut adalah jenis susu-susu yang direkomendasikan.

  1. Susu kedelai

Susu kedelai sudah mulai digemari masyarakat Indonesia karena rasanya yang nikmat. Di dalam susu kedelai terdapat kandungan serat dan protein yang tinggi. Kandungan lemak sehatnya juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol tubuh. Mengonsumsinya akan membuat perut kenyang dan mengendalikan asupan kalori harian.

  1. Susu almond

Di dalam segelas susu almond hanya terdapat 39 kalori. Selain rendah kalori yang baik bagi berat badan, susu almond juga rendah sodium, kolesterol, dan lemak jenuh. Mengonsumsinya bisa membantu menyehatkan jantung dan pembuluh darah.

  1. Susu kambing

Kandungan lemak di dalam susu kambing ternyata jauh lebih rendah dari susu sapi. Hal ini berarti, mengonsumsinya bisa membantu menurunkan berat badan.

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA DOKTER SEHAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori